Entri Populer

Jenasah Orang Kudus Masih Awet Beratus Tahun (3)

14. Santa Theresa Margaret 
saint Theresa Margareth
Theresa Margaret lahir dari keluarga bangsawan Redi di Arezzo, Tuscany -  Italia, tahun 1747. Masuk biara di Florence Discalced di usia belia, di mana ia mendalami ajaran Santo Yohanes yaitu 'Allah Kasih'. Dia benar-benar menyerahkan diri secara total untuk pengabdiannya kepada Tuhan, hingga kelelahan fisik membuatnya meninggal muda di usia ke 23, tahun 1770. 
Di hari meninggalnya, tubuhnya cepat membusuk dan berubah secara singkat menjadi hijau dan menyeramkan. Ajaibnya, ketika menyentuh tanah sebelum masuk liang kubur,   tubuhnya berubah segar dan kulitnya kembali seperti hidup. Jenasah utuhnya saat ini disimpan di Biara Karmel di Florence, Italia.


Cahaya Lentera: berbagi cerita menarik, fenomena, mitos, rekor dunia, serba serbi, hot info, kontroversi, penemuan baru, tehnologi dan kejadian aneh lainnya di sekitar kita. 

15. Santo Jean Marie Vianney 
saint Jean Marie Vianney
Jean Marie Vianney dilahirkan di Perancis, 8 Mei 1786, di masa Revolusi Perancis. Kebanggaanya melihat para pastur yang menyamar di medan perang untuk memberikan Sakramen kepada para serdadu, membuatnya bercita-cita untuk menjadi salah satu dari mereka. Ibunya mendidik dia untuk dekat dengan Bunda Maria, dan selalu berdoa agar putranya kelak menjadi pastur.
Cita-citanya kesampaian, Jean Marie Vianney akhirnya ditahbiskan menjadi Pastur di usia yang cukup muda. Namun pastur-pastur senior tidak mengijinkannya memberi Sakramen Pengakuan Dosa karena masih dianggap terlalu 'bodoh'. Akhirnya Pastur Vianney dikirim (dibuang) ke sebuah kota kecil bernama Ars. Tuhan berkehendak lain. Dari situ, dia memberikan pelayanan kepada setiap orang yang ingin mengaku dosa dan dibantu oleh asistennya, Pastur Philomena, dia mendoakan orang-orang sakit dan melancarkan jalan Tuhan untuk memberi kesembuhan. Berbondong-bondong orang dari seluruh Eropa berdatangan ke Ars untuk mengaku dosa dan minta kesembuhan, membuatnya bekerja hingga 16 jam setiap harinya.
Pastur Vianney meninggal 4 Agustus 1859, seluruh Eropa berkabung kehilangan salah satu Bapa Pengakuan Dosa terbaik pada masa itu. Kuburnya digali tahun 1904, dan jenasahnya ditemukan masih utuh dan hingga kini disimpan di Gereja Basilika Ars.

16. Santa Catherine Laboure 
saint Catherine Laboure
Lahir 2 Mei 1806 sebagai anak ke 9 dari 11 bersaudara. Ketika ibunya meninggal di usianya ke 9, Catherine langsung mengangkat Bunda Maria sebagai ibu keduanya. Kedekatannya dengan Bunda Maria dan visinya terhadap Santo Vincent de Paul, memberikannya banyak penampakan. Suatu hari Bunda Maria menampakkan diri dan memberinya 'Medali Wasiat' dan berpesan kepadanya. "Semua yang mengenakan medali ini akan menerima rahmat yang besar."
Berkat bantuannya, akhirnya banyak orang jahat yang bertobat dan kembali ke jalan Tuhan. Dalam waktu singkat, 'medali' ini pun disebarkan ke mana-mana.
Catherine meninggal 31 Desember 1876, dan ketika makamnya digali kembali  57 tahun kemudian (1933) jenasahnya ditemukan segar, sama seperti yang pada hari itu dikubur, matanya tetap biru dan indah, posisi lengan dan kaki nya masih lentur seolah-olah ia sedang tidur. Jenasahnya saat ini disimpan di dalam kotak kaca di kapel Putri Kasih di 140 Rue de Bac di Paris, Perancis.

17. Santa Bernadette Soubirous 
saint Bernadette Soubirous
Bernadette, lahir tahun 1844 dari keluarga miskin di Lourdes, Perancis. Masa kecilnya sakit-sakitan, pertumbuhannya sangat lambat, begitu pula studinya, karena sakit asma bawaan yang dideritanya.
Suatu hari, 11 Februari 1858, Bernadette dan adiknya pergi mengumpulkan kayu bakar. Di tengah hutan, ia melihat seorang wanita cantik berpakaian biru putih sangat indah, tersenyum kepadanya sambil membuat tanda salib dari rosario terbuat dari gading dan emas. Sontak Bernadette berlutut, mengambil rosario sendiri dan mulai berdoa 'Salam Maria'. Penampakan ini terulang hingga 17 kali, dan dipenampakan terakhir Bunda Maria memintanya untuk masuk ke sebuah gua kecil dan menggali tanahnya dengan tangan. Dari situ muncul air mancur ajaib yang sekarang dikenal dengan 'Mata Air Lourdes'.
Di usia ke 22, Bernadette menjadi biarawan. Bawaanya yang sakit-sakitan membuat suster yang lain sering memarahinya dan menjulukinya sebagai 'pemalas'. Bernadette hanya menjawab,"Tugas saya adalah menjadi sakit."
Suster Bernadette meninggal 16 April di 1879. 8 Desember 1933, Gereja Katolik mengkanonisasi dan menobatkan hari tersebut sebagai perayaan Maria Imakulata. Jenasah Santa Bernadette yang utuh sekarang disimpan di Biara Gildard, Nevers - Perancis. 

18. Santo Yohanes Bosco 
saint John Bosco
Bosco dilahirkan di Becchi, sebuah dusun lereng bukit dekat Castelnuovo, Piedmont, Italia, 16 Agustus 1815. Ayahnya meninggal di usianya ke 2, membuatnya harus bekerja keras untuk bersekolah sekaligus menggembalakan ternak. Tahun 1835 masuk seminari di Chieri hingga ditahbiskan menjadi pastur oleh Uskup Agung Franzoni dari Turin. Sejak itu, tugas utamanya adalah mengunjungi penjara dan memberikan pelayanan kepada para gelandangan.
Tahun 1842, Pastur Don Bosco berhasil membuat panti asuhan kecil yang menampung 20 anak. Bulan Maret di tahun yang sama, jumlahnya menjadi 30, dan akhirnya di tahun 1846 Don Bosco harus menyediakan gedung besar untuk menampung lebih dari 400 anak.
Meninggal pada 31 Januari 1888, dan jenasahnya masih utuh disimpan di Biara Basilika Maria Bantuan Kami di Turin, Italia, tepat di samping jenasah utuh Santa Maria Mazzarello.  

19. Saint Maria Mazzarello 
saint Maria Mazzarello
Bernama kecil Maria Domenica, ia lahir 9 Mei 1837, di Mornese, Alessandria.  Semasa kecil sudah muncul jiwa kepemimpinannya. Umur 15 tahun masuk ke Asosiasi Putri Maria Imakulata dan memulai kegiatan kerasulannya.Tahun 1872 Don Bosco (Santo Yohanes Bosco) memilihnya sebagai Pemimpin Kongregasional Asosiasi ini. Dia banyak melibatkan kaum muda untuk menjalani kehidupan beragama. Moto hidupnya adalah "Carilah Tuhan, kepadaNya kita datang melalui kehidupan cinta, tanggung jawab dalam pekerjaan, ketulusan dan kerendahan hati,  dan kesederhanaan hidup. " 
Maria Domenica meninggal di Nizza, Monferrato, 14 Mei 1881. Jenasah utuhnya dihormati di Basilika Maria Bantuan Kami, di Turin, Italia.

20. Santa Maria Goretti 
saint Maria Goretti
Maria Goretti lahir 16 Oktober 1890 dari keluarga petani di Ferrire, Italia. Mereka mengabdi kepada keluarga kaya Serenelli. Maria adalah seorang pekerja keras membantu orang tua, dan seorang beriman kuat. Keinginannya untuk menerima Komuni Pertama sangat besar dan membayangkan betapa indahnya bisa menerima Kristus dalam Ekaristi Kudus setiap hari.
Putra Serenelli - Alessandro, yang berumur 19 tahun adalah seorang anak yang nakal dan berniat buruk terhadap Maria. Suatu hari, 5 Juli 1902 ia mencoba memperkosa Maria yang dalam keadaan sakit dengan ancaman pisau. Karena Maria menolak, Alessandro menikam Maria sebanyak 14 kali.
Maria dibawa ke rumah sakit, namun jiwanya tak tertolong. Sebelum meninggal, Maria mengatakan kepada Pastur yang memberikan Sakramen Minyak Suci, "Saya memaafkan dia dengan segenap hati saya, dan saya ingin dia datang ke surga!". Maria meninggal sambil tersenyum memandang ke arah gambar Bunda Maria yang ada ditembok rumah sakit.
Kurang dari lima puluh tahun kemudian, Maria Goretti dinyatakan sebagai santa dan martir. Alessandro yang sudah menjalani masa tahanan 30 tahun di penjara turut hadir beserta ibunya untuk acara kanonisasi. Jenasah utuhnya masih tetap cantik dan hingga kini disimpan di Gereja Our Lady of Mercy di Nettuno, Italia.

Baca sebelumnya:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...